Kali ini saya akan mengupas tuntas tentang sosok wanita yang sudah tua dan ia masih tetap semangat berjualan nasi lengko. Darwi namanya dia sosok inspiratif yang akan saya paparkan.
Darwi adalah sebutan namanya, dia adalah seorang perempuan yang sudah tua dan umurnya sudah berkepala enam. Di usia nya yang mulai menua darwi masih tetap semangat berjualan nasi lengko, iya mulai merintis jualannya sudah berpuluh-puluh tahun semenjak anak-anaknya sudah berumah tangga. Darwi mencukupi kebutuhannya dengan cara berjualan karena itu keahliannya.
Darwi tinggal bersama suami dan anak bungsunya. Nasi lengko yang ia buat adalah langganan para nelayan, karena cuma darwilah pedagang nasi lengko yang mulai buka di jam 4 pagi dan itu menjadi incaran para nelayan dan lengko yang ia buat sangat enak sekali. Masakan tempe dengan rasa yang khas dan warna tempe yang memikat mata, mie yang begitu enak dan gorengan yang enak yang menjadi pelengkap nasi lengko.
Di usianya yang sudah lanjut darwi selalu bangun tengah malam untuk mempersiapkan dagangannya dan tanpa bantuan siapapun. Di usianya yang sudah menua seharusnya dia hidup enak dengan anak-anaknya tapi apa boleh kata ini semua sudah takdirnya.
Di sela-sela kesibukannya berjualan darwi pun ikut bekerja sampingan ketika dagangannya habis terjual. Darwi bekerja membantu temannya yang bernama Ratinah. Dengan Ratinah lah darwi bekerja, bekerja memilih udang yang kecil dan besar lalu dipisahkan ke bak yang satu dan yang lainnya. Upahnya begitu lumayan untuk menambah penghasilan untuknya.
Darwi terus semangat, semangat nya yang begitu menggebu dari hasil dagangnya darwi mampu menyekolahkan anak bungsunya yaitu sekolah Jepang karena darwi berkeinginan untuk merubah hidupnya menjadi lebih baik tapi apalah daya, apa yang darwi bayangkan ternyata tidak sesuai harapan. Anak bungsu yang ia sekolah kan ternyata tidak lulus dalam ujian keberangkatan ke Jepang dan akhirnya anak bungsunya menganggur dan tidak bekerja. Tetapi darwi tetap meneruskan jualannya karena suatu saat pasti kehidupan akan lebih baik.